Pages

Jumat, 09 Oktober 2015

Kissing Disease

Kissing Disease, nama resmi penyakit ini adalah Infectious Mononucleiosis. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Cytomelago. Virus ini terdapat di kelenjar air liur, air seni, lendir leher rahim, sperma, air susu ibu, dan darah.

Selain lewat berciuman, penularan penyakit ini juga dapat melalui transplantasi organ, donor darah, persalinan, serta oral seks. Diketahui bahwa virus ini sekerabat dengan Virus Herpes yang bersifat laten dalam tubuh manusia.

Hampir sebagian besar orang dewasa pernah disinggahi virus ini, umumnya ketika masih usia remaja. Di Amerika, virus ini banyak menyerang remaja putra usia 16-18 tahun, dan remaja putri usia 14-16 tahun atau rata-rata pada usia antara 15-25 tahun. Dikirakan karena pada usia sekian para remaja mulai melakukan aktifitas ciuman.

Gejala yang terjadi biasanya seperti gejala flu, yaitu demam, rasa tidak enak di tenggorokan, sering mengantuk, dan sebagainya. Tetapi gejala ini berlangsung dalam jangka yang lebih panjang, yaitu sekitar dua minggu. Dan tanpa disadari, hati dan limpa si pengidap akan membengkak.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap penyakit ini atau tidak, perlu dilakukan pemeriksaan darah yang disebut TORCH. TORCH adalah kependekan dari Toxoplasma, Rubella, Cytomelago, dan Herpes.

Penyakit Kissing Disease ini menyerang selaput otak (meningen). Jaringan otak menjadi layu, kemudian secara perlahan-lahan sel-selnya mengalami kematian. Hal yang umum terjadi adalah berkurangnya pendengaran, gangguan penglihatan, kelumpuhan, dsb.

Jika terdapat bagian sel otak yang mati, kemudian menyerang bagian motorik otak, maka yang seperti ini dapat mengakibatkan kelumpuhan. Dalam kasus kelumpuhan, mungkin tidak terjadi serta merta begitu saja. Biasanya, fase ini terjadi perlahan-lahan.

Selain Virus Cytomegalo, ada jenis virus lain yang berpotensi ditularkan lewat berciuman, antara lain Virus Epstein-Barr, Virus Herpes-6, Virus Hepatitis, Parasit Toxoplasma, dan Virus HIV penular AIDS sendiri.

Virus Cytomegalo, Herpes-6, dan Toxoplasma, selain mengancam si empunya virus, juga dapat mengancam anak dalam kandungan. Ini hanya jika si ibu mengidap virus tersebut ketika hamil. Anak dalam kandungan tersebut terancam kelainan jantung, cacat, tuli, hydrocephalus, bahkan meninggal dunia atau keguguran. Maka dari itu, setiap ibu yang sedang mengandung janin sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan darah TORCH.

Walaupun virus ini sangat berbahaya dan dapat mematikan janin, tetapi virus ini pada umumnya tidak sampai mematikan orang dewasa. Tetapi belakangan ini ditakutkan virus ini dapat memicu kerusakan pada pembuluh darah koroner. Juga beberapa jenis virus yang dapat mengakibatkan penyakit jantung koroner. Selain itu, ditemukan juga bahwa virus ini berpotensi menimbulkan penyakit kanker kelenjar getah bening (Hodgkin).

Tidak ada antivirus yang dapat diandalkan untuk menyembuhkan penyakit virus ini. Satu-satunya jalan yang harus dilakukan untuk menyembuhkan penyakit ini adalah beristirahat total dan memulihkan sistem imun kita untuk melawan virus ini sendiri. Serta pada masa penyembuhan, pasien dilarang untuk berciuman dengan anak, istri, apalagi orang asing.

oleh      : faiqhr
sumber : Dari sini :)

Logo Biru, Hijau, dan K dalam Lingkaran Merah Pada Obat

Pernahkah anda memperhatikan logo obat yang ada di kemasan obat yang anda konsumsi atau anda beli? Perhatikan dengan seksama pada kemasan obat yang anda beli. Obat dapat dibagi menjadi 4 golongan yaitu :

1. Obat Bebas

Obat bebas adalah obat yang dijual bebas di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas adalah lingkaran hijau dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : Parasetamol.

2. Obat Bebas Terbatas

Obat bebas terbatas adalah obat yang sebenarnya termasuk obat keras tetapi masih dapat dijual atau dibeli bebas tanpa resep dokter, dan disertai dengan tanda peringatan. Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas terbatas adalah lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : CTM.

3. Obat Keras dan Psikotropika

Obat keras adalah obat yang hanya dapat dibeli di apotek dengan resep dokter. Tanda khusus pada kemasan dan etiket adalah huruf K dalam lingkaran merah dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : Asam Mefenamat. Obat psikotropika adalah obat keras baik alamiah maupun sintetis bukan narkotik, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Contoh : Diazepam, Phenobarbital.

4. Obat Narkotika

Obat narkotika adalah obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan. Contoh : Morfin, Petidin.

Sebelum menggunakan obat, termasuk obat bebas dan bebas terbatas harus diketahui sifat dan cara pemakaiannya agar penggunaannya tepat dan aman. Informasi tersebut dapat diperbolehkan dari etiket atau brosur pada kemasan obat bebas dan bebas terbatas.

oleh      : Jenifer
sumber : Dari sini :)

Antimateri


Materi adalah segala sesuatu yang telah kita kenal sebagai penyusun seluruh alam semesta ini, serta terbukti eksistensinya. Tetapi di samping materi sebagai penyusun alam, terdapat pula antimateri, yaitu sesuatu yang secara massa dan sifat-sifatnya mirip dengan materi sekawannya, tetapi berbeda muatan. Contohnya adalah positron, yang merupakan antimateri dari elektron. Yaitu partikel elektron bermuatan positif.

Suatu ketika, para ilmuwan menemukan berkas cahaya dan partikel yang menerpa bumi dari berbagai arah. Mereka yakin bahwa partikel tersebut bukanlah dari matahari, bintang, galaksi, ataupun benda angkasa lainnya. Mereka menduga partikel tersebut adalah jejak-jejak big bang yang tersisa. Setelah diteliti, mereka mendapatkan bahwa partikel tersebut adalah kembaran elektron, tetapi bermuatan positif. Mereka menyebutnya sebagai positron.

Pada hakikatnya materi tersusun atas fundamental elemen atau elemen dasar. Dan antimateri tersusun atas antipartikel dari partikel penyusun materi. Fundamental elemen bukanlah atom, karena atom masih dapat terbagi lagi. Bukan pula protonelektron, maupun neutron. Karena ketiganya tersusun lagi oleh dua hal yang sejauh ini dianggap paling fundamental, yaitu apa yang disebut Quark dan Lepton.

Uniknya, antimateri tidak dapat berinteraksi langsung dengan materi, karena keduanya akan saling memusnahkan, sesuatu yang disebut Annihilation. Bahkan dengan udara (atau hiperbola apapun yang lebih halus dari itu). Einstein mengatakan bahwa materi adalah energi yang terperangkap. Dan energi itu dapat lepas ketika lapisan yang merangkapinya terbuka. Dengan bertemunya materi dan antimateri (plus-minus, saling melengkapi), lapisan pembungkusnya terbuka, dan energi keduanya terlepas keluar sebesar 100 persen. Tahu artinya? Tidak ada sisa pembakaran, tidak ada debu, tidak ada polusi. Sangat sempurna untuk bahan bakar paling lux dan futuristik. Tetapi sisi gelapnya adalah satu gram saja antimateri dapat menggantikan bom nuklir yang lebih hebat untuk kembali mengebom Hiroshima seperti dulu. Reaksi ini 1000 kali lebih besar daripada fisi nuklir dan 300 kali lebih dahsyat daripada fusi nuklir.

Carl Anderson pertama kali menemukan keberadaan antipartikel pada 1932, di Fermilab, Chicago, Amerika Serikat. Elektron positif dapat dideteksi dalam fluks radiasi kosmik pada permukaan bumi. Anderson menggunakan pengamat kamar buih yang disusun oleh hidrogen cair. Dia menembakan partikel bermuatan ke dalam bubble chamber berisisuperheated liquid yang dikelilingi medan magnet. Bila ada suatu partikel bermuatan melewati hidrogen cair, maka atom-atom hidrogen yang dilewati akan terionisasi sehingga menimbulkan buih di sepanjang lintasannya. Jika buih itu disinari cahaya, kita dapat mengamati jejak-jejak yang ditimbulkan partikel bermuatan tadi. Melalui beberapa foto yang diambil, Anderson mengamati bahwa ada muatan yang massanya sama dengan elektron tetapi melengkung ke arah yang berlawanan. Elektron positif.

Jika alam semesta/universe terbentuk dari materi dan antimateri, maka secara logika perlu ruang kosong untuk memisahkan keduanya agar tidak saling menghilangkan. Ruang kosong itu kita sebut antiuniverse. Hingga pada suatu saat universe dan antiuniverse bertemu dan terjadi ledakan besar gamma. Ketika terjadi ledakan Big Bang, materi dan antimateri tercipta dalam keadaan seimbang. Tetapi kenyataanya adalah materi kita temukan jauh lebih banyak di sekitar kita daripada antimateri.

Hipotesis menyatakan bahwa bentukan alam semesta adalah dari broken assymetry (simetri yang terkoyak). Pada waktu kelahiran alam semesta besarnya suhu diperkirakan 1032 derajat kelvin dan segala sesuatu terdapat dalam bentuk radiasi. Pada waktu selanjutnya terjadi perusakan simetri yang menghasilkan massa. Materi yang terbentuk setelah big bang disebut spontaneous broken symmetry (perusakan simatri spontan). Saat big bang berlangsung, kelebihan materi sebesar 10 pangkat 8 atau 10 pangkat 9 x 99,999999 persen materi musnah bersama seluruh antimateri, sehingga 0,000001 persen materi yang menyusun jagad raya sekarang. Perkiraan perbandingan lainnya yaitu 30.000.0001 quark berbanding 30.000.000 antiquark. Namun, ada assymmetry baryon, yaitu asimetri antar baryon dan fermion terhadap antibaryon yang bereaksi kuat. Teori yang menjelaskan asimetri baryon ini disebut baryogenesis, dimana lahirnya bilangan baryon yang bukan nol. Hal ini terjadi saat tidak ada keseimbangan/out of equilibrium.


Sumber : Dari sini :)

Rabu, 30 September 2015

Pembuatan Kitosan Makropori Menggunakan Ethylene Glycol Diglycidyl Ether (EGDE) Sebgai Cross-Linker Dan Aplikasinya Terhadap Adsorpsi Methyl Orange


Sebelumnya ingin saya terangkan bahwa tulisan ini adalah ringkasan dari sebuah jurnal oleh Ika Siswati, Akhmad Sabarudin*, Darjito Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, dengan judul di atas.




ABSTRAK

Kitosan makropori (CS-M) dipreparasi menggunakan EGDE sebagai cross-linker dan garam NaCl sebagai porogen. Kemampuan adsorpsi kitosan makropori terhadap zat warna methyl orange dipelajari melalui pengaruh pH dan variasi kitosan : EGDE (CS:EGE). Kemudian kitosan makropori dikarakterisasi menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope) dan Spektrofotometer FT-IR. Adsorpsi terbesar dihasilkan pada variasi CS:EGDE 4 g : 240 mg yang dicapai pada pH 7 dengan waktu kontak 180 menit. Hasil karakterisasi dengan SEM memperlihatkan struktur makropori pada CS-M dengan ukuran diameter pori berkisar antara 3-12 μm.
Kata kunci: adsorpsi, kitosan, makropori , methyl orange.

PENDAHULUAN

Senyawa Azo yang dihasilkan setelah proses pewarnaan tekstil memiliki sifat karsinogenik (dapat memicu kanker), sehingga diperlukan penanganan sebelum limbah dibuang ke lingkungan perairan. Pada penelitian ini diambil contoh zat pewarna yang paling sering digunakan, yaitu Methyl Orange. Metode yang paling efektif dan murah untuk menghilangkan limbah zat warna adalah adsorpsi.

Adsorben yang banyak digunakan pada metode adsorpsi adalah kitosan. Kitosan merupakan senyawa biopolimer yang mengandung gugus amino dalam jumlah besar yang dapat berinteraksi dengan zat warna organik seperti methyl orange. Sayangnya kitosan mudah larut dalam suasana asam. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan modifikasi kitosan melalui reaksi cross-linking menggunakan agent cross-linker seperti EGDE. Pada reaksi ini dua gugus epoksida dari EGDE akan mengikat gugus amino (–NH2) dari kitosan sehingga kestabilan kitosan dalam asam akan meningkat.

Kitosan

EGDE



Sayangnya keaktifan adsorpsi kitosan menurun. Oleh karenanya perlu dilakukan modifikasi lainnya untuk meningkatkan kemampuan adsorpsi kitosan, yaitu melalui pembuatan kitosan makropori. Material makropori merupakan material dengan diameter pori rata-rata lebih besar dari 50 nm. Pembuatan kitosan makropori menggunakan partikel NaCl dan silika sebagai porogen telah dikembangkan oleh Chao (2006).
Pada penelitian ini telah dilakukan pengembangan pembuatan kitosan makropori menggunakan garam dapur NaCl sebagai porogen dan EGDE sebagai cross-linker untuk diaplikasikan pada adsorpsi methyl orange. Kondisi optimum adsorpsi kitosan makropori terhadap methyl orange dipelajari melalui pengaruh pH dan variasi komposisi CS:EGDE.

METODE PENELITIAN

Bahan dan Alat

Bahan yang digunakan pada penelitian ini antara lain: kitosan (Sigma-Aldrich), asam asetat glasial 100% (Sigma-Aldrich), garam dapur Refina (NaCl >99,25%) , padatan methyl orange, EGDE 50% (Sigma-Aldrich) , padatan NaOH (Sigma-Aldrich), HCl 37% (Sigma-Aldrich), dan air suling.

Alat-alat yang digunakan pada penelitian ini, antara lain: motor rotari, pH meter (Schoot-Gerate tipe CG.820), neraca analitik (Ohaus tipe AR2130), oven, shaker (Edmund Buhler tipe SM 25), ayakan 60-100 mesh, stirer IKAMAG RH, SEM (Hitachi tipe TM 3000), Spektrofotometer FTIR-8400, Spektrofotometer UV-Vis (Shimadzu tipe UV 1601), cawan petri kaca, dan peralatan gelas.

Prosedur



HASIL DAN PEMBAHASAN

Karakterisasi Kitosan Makropori

Berdasarkan hasil karakterisasi CS-M dengan spektrofotometer FT-IR, diduga bahwa reaksi cross-linking kitosan dengan EGDE tidak hanya terjadi pada gugus amino (-NH2) dari kitosan saja, melainkan juga pada gugus hidroksil (-OH).

Adsorpsi Methyl Orange pada Kitosan Makropori


  • Penentuan pH optimum adsorpsi methyl orange dilakukan pada variasi pH 3; 4; 5; 6; 7; dan 8 dengan waktu kontak selama 2 jam. pH optimum adsorpsi methyl orange menggunakan CS-M tercapai pada pH 7 dengan jumlah methyl orange yang teradsorpsi sebesar 61% (6,1 mg/g). Pada pH 4 dan 5 peningkatan adsorpsi tidak terjadi. 

  • Pengaruh variasi komposisi CS:EGDE yang memberikan persen adsorpsi terbesar adalah variasi CS-EGDE (4g : 240mg) dengan jumlah methyl orange yang teradsorpsi sebesar 88% (8,8 mg/g). Seiring dengan semakin banyaknya EGDE yang digunakan untuk cross-linking kitosan maka semakin besar persentase adsorpsi. 

  • Kapasitas Adsorpsi dan Konstanta Laju Adsorpsi Methyl Orange pada Kitosan Makropori ditunjukkan bahwa adsorpsi terbesar terjadi pada menit ke 180 dengan konsentrasi methyl orange yang teradsorpsi sebanyak 6,0 mg/g, kesetimbangan adsorpsi telah tercapai. 



KESIMPULAN

pH dan variasi komposisi CS:EGDE berpengaruh terhadap adsorpsi methyl orange pada kitosan makropori. Adsorpsi terbesar dihasilkan pada variasi kitosan:EGDE (4g:240mg) dengan jumlah teradsorpsi sebesar 88% (8,8 mg/g) di bawah kondisi optimum pH 7 dan waktu kontak 180 menit.

DAFTAR PUSTAKA

Kusumaningsih, T., Desi S.H., dan Yuni L., 2012, Pembuatan Mikrokapsul Kitosan GelTersambung Silang Etilen Glikol Diglisidil Eter (Psf-Egde-Cts) sebagai Adsorben ZatWarna Procion Red Mx 8b. ALCHEMY J. Penelitian Kimia, 8(1), Hal: 47-56.

Kodom, T.,Etsri A., Gbandi, dan Limam M.B., 2012, Photocatalytic Discoloration ofMethyl Orange and Indigo Carmine on TiO2 (P25) Deposited on Conducting Substrates:Effect of H2O2 and S2O82-, J. Chemical Technology, 4 (2), pp. 45-56.

Saha, T.K., Nikhil C.B., Subarna K., Mahmooda G.A., Hideki I., dan Yoshinobu F.,2010, Adsorption of Methyl Orange onto Chitosan from Aqueous Solution, J. WaterResource and Protection, 2, pp. 898-906.

Mallada, R. dan M. Menendez, 2008, Inorganic Membranes: Synthesis, Characterizationand Applications, Elsevier B.V. ,Oxford, pp. 256.

Chao, An-Chong, Shu-Huei Y., dan Guo-Syong C., 2006. Using NaCl Particles asPorogen to Prepare a Highly Adsorbent Chitosan Membranes. J. of Membrane Sci., 280,pp. 163-174.

Rakhmawati, E., 2007, Pemanfaatan Kitosan Hasil Deasetilasi Kitin Cangkang Bekicotsebagai Adsorben Zat Warna Remazol Yellow, Skripsi, Kimia MIPA UNS, Surakarta.


Sumber :Jurnal PEMBUATAN KITOSAN MAKROPORI MENGGUNAKAN ETHYLENE GLYCOL DIGLYCIDYL ETHER (EGDE) SEBAGAI CROSS-LINKER DAN APLIKASINYA TERHADAP ADSORPSI METHYL ORANGE

Rabu, 09 September 2015

Kimia Mengintaimu

Kimia bagi orang awam memiliki konotasi negatif. Kimia seolah menjadi kambing hitam akan rusaknya alam yang kita diami. Tanpa mereka sadari dan minimnya pengetahuan akan kimia, kimia justru mengintai setiap gerak manusia di era modern. Berkat jasa ilmuwan sejak zaman dahulu hingga percobaan-percobaan positif yang dilakukan saat ini, dunia telah mengenal istilah kimia terapan.

Apa itu kimia terapan?

Kimia terapan merupakan gabungan satu atau lebih senyawa yang direaksikan sehingga membentuk suatu produk yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia.

Sejak dilahirkan ke dunia, secara naluriah manusia memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Sebagai makhluk paling sempurna, manusia secara kontinus mengembangkan ide dari hal-hal kecil disekitarnya untuk dijadikan sesuatu yang memiliki daya guna lebih untuk membantu kehidupannya.
Dalam hidup modern ini kimia terapan dan manusia adalah dua hal yang tidak akan dapat dipisahkan. Selain manusia sendiri disebut sebagai kimia berjalan, sejak seseorang bangun tidur di pagi hari hingga berbaring tidur pada malam harinya, manusia dapat berhubungan dengan produk kimia terapan lebih dari sepuluh kali.

Contoh produk kimia terapan sangat banyak sekali bahkan dapat lebih dari satu juga jika dibuatkan daftarnya. Berikut beberapa contoh produk kimia terapan yang telah menjadi kebutuhan kita saat ini.



Sabun cair dan sabun padat
Sabun 
Minyak atau asam lemak direaksikan dengan KOH atau NaOH akan membentuk sabun. Ada banyak macam sabun yang dipakai, baik sabun cair maupun sabun padat. Perbedaan padat dan cair tergantung komposisi dan cara pembuatannya. Bahan lain seperti pewarna dan pewangi ditambahkan sebagai variasi dan nilai jual. Berbeda lagi dengan sabun cuci piring dan detergen. Bahan kimia yang dicampurkan bersifat lebih kuat disbanding sabun mandi dikarenakan lapisan kulit manusia yang tipis dan sensitif.

Bedak tabur
Bedak  
Bedak secara umum digunakan sebagai pelapis kulit untuk melindunginya dari sinar UV jahat dari matahari atau pun untuk sekedar mempercantik diri. Saat banyak produsen bedak ilegal memproduksi bedak murah, sedikit sekali yang peduli komposisi bedak itu sendiri. Hampir seluruh komponen bedak merupakan senyawa kimia, diantaranya Talk (Magnesium Silikat), Kaolin, Kapur (Kalsium Karbonat), Pati beras, dan lain-lain.





Bensin eceran
Bensin 
Seiring perkembangan zaman, keberadaan kendaraan bermotor hampir mendekati wajib. Tidak berlebihan jika dikatakan setiap satu keluarga memiliki satu motor. Semakin banyak pengguna kendaraan bermotor semakin tinggi tingkat konsumsi Bahan Bakar Minyak, contohnya bensin. Bensin merupakan salah satu senyawa hidrokarbon hasil pengolahan minyak bumi yang berasal dari sisa fosil-fosil makhluk purba yang telah mengalami perubahan kimia.

Penyebaran pupuk 
Pupuk 
Kasir di gerai junk food sering menawarkan “Mau nasi organik atau nasi biasa?”. Nasi organik maksudnya nasi dari padi yang ditanam dengan bantuan pupuk organik, sedangkan yang biasa dibantu dengan pupuk anorganik. Banyak petani Indonesia menggunakan pupuk anorganik karena harganya yang lebih murah. Semua pupuk anorganik pasti memiliki unsur N, K, atau P sebagai unsur utamanya. Unsur-unsur tersebut merupakan unsur vital dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Contoh pupuk anorganik adalah pupuk Urea. Pupuk ini dibuat dari hasil reaksi Amoniak dan Karbondioksida pada keadaan endoterm.

Tangki air PAM
Air PAM  
Sebagai penduduk yang tinggal di daerah Jakarta, keberadaan air PAM sangat penting untuk kepentingan sehari-hari. Sungai Ciliwung sebagai jantung perairan keadaannya sudah tidak bisa dibilang baik lagi. Hitam dan bau. Bagaimana cara pengelola air PAM menyulap air kotor menjadi air yang layak dipakai untuk mandi, mencuci, dan lain-lain?
Air PAM yang bersih didapat setelah melalui beberapa proses. Peranan senyawa kimia dibutuhkan pada proses Koagulasi, Flokulasi dan Klorinasi. Proses Koagulasi dan Flokulasi adalah proses untuk mengurangi sifat tolak-menolak koloid (kotoran) membentuk flok. Flok-flok kecil akan berkumpul dan berikatan sehingga pada proses sedimentasi flok-flok itu akan jatuh di bagian bawah tangki. Setelah difiltrasi, proses terakhir adalah pembubuhan desinfektan yang disebut Klorinasi menggunakan gas Klorin atau Sodium Hipoklorit.

Bahan pewarna tekstil
Bahan pewarna 
Menurut Wikipedia, bahan perwarna adalah suatu benda berwarna yang memiliki afinitas kimia terhadap benda yang diwarnainya. Bahan pewarna merupakan zat kimia yang dibedakan tergantung penggunaannya, food grade untuk makanan, dan textile untuk pakaian atau benda lain. Macam-macam bahan pewarna diantarnya : pewarna direct, pewarna mordant, pewarna vat, pewarna azo, dan lain-lain.



Nah, dapat disimpulkan bahwa produk kimia terapan adalah aspek penting dalam kehidupan manusia modern. Hidup manusia yang sejahtera akan lebih sejahtera dengan penangan limbah yang baik, benar, dan konsisten. Karena limbah kimia yang dibuang secara asal justru dapat merusak ekosistem. Jadi, pelaku yang merusak alam adalah manusia sendiri yang justru secara sadar malah membuang limbah kimia, apalagi limbah B3 ke lingkungan sekitar.

Masih menyangkal betapa pentingnya kimia? Belajarlah! 



Oleh: Andiny Arifin 

Referensi :

  • https://www.facebook.com/kimiaterapankita/posts/796997983652268
  • http://lindasetianingsih.blogspot.com/2012/06/komposisi-bedak-dan-manfaatnya.html
  • http://www.lemigas.esdm.go.id/id/pdf/buku_populer/Proses%20Pembuatan%20BBB%20Solar%20Ramah%20Lingkungan.pdf
  • https://www.google.co.id/search?q=industri%20pupuk%20urea&gws_rd=ssl#
  • http://www.pdamkotasmg.co.id/produksi/proses-pengolahan.html
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_pewarna





http://www.atep-afia.net/2015/09/tugas-01-kpli-reguler-artikel-kimia.html
 

Template by BloggerCandy.com